Laporan HAM: Selama Lima Bulan, 1.940 Birmil Hancurkan Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Sebulah laporan jaringan Hak Asasi Manusia baru-baru ini menyebutkan bahwa rezim Bashar Al-Asad telah menghujani wilayah-wilayah yang dikontrol pejuang Suriah di provinsi dengan 1.940 bom Birmil selama 5 bulan terakhir. Akibatnya, sepertiga dari Aleppo hancur dan lebih dari 2.508 warga terbunuh, termasuk anak-anak dan wanita yang menduduki jumlah sebesar 38%.

Jaringan HAM Independen itu menjelaskan, sebagaimana dilansir islammemo.cc, Selasa (29/04), jumlah korban anak-anak sebanyak 635 dan wanita 292 atau sekitar 38% dari total seluruh korban jiwa. Data ini menunjukkan bahwa militer Suriah sengaja menargetkan warga sipil dalam operasi-operasi mereka.

Laporan tersebut menambahkan, sebanyak 220 ribu warga Aleppo terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat tempat tinggal mereka hancur oleh gempuran Birmil. Sepertiga dari seluruh bangunan yang ada di Aleppo hancur dan tidak bisa dihuni.

Laporan itu melanjutkan bahwa keputusan PBB nomor 2139 yang membolehkan bantuan kemanusiaan masuk ke Aleppo dan menghentikan operasi penggempuran ke kota itu tidak menghentikan rezim Suriah melancarkan aksi kejahatan mereka. Keputusan itu hanya berada di atas kertas.

Perlu diketahui, Aleppo yang merupakan salah satu kota penting di Suriah menjadi sasaran kampanye militer. Bashar Al-Asad berusaha merebut kembali kota yang mayoritas dikontrol pejuang itu dengan menekan mujahidin melalui serangan udara dan pengepungan.

Sampai saat ini, serangan Birmil masih terus berlanjut di kota Aleppo. [hunef]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat