Pejuang Irak Kontrol Dua Distrik di Kota Ramadi, Provinsi Anbar

KIBLAT.NET, Anbar – Pejuang suku Sunni di provinsi Anbar, Irak, kembali meraih kemenangan di kota Ramadi pada Selasa (22/04). Pejuang berhasil mengontrol dan membersihkan dua distrik di kota tersebut dari keberadaan militer PM Nuri Al-Maliki.

Dilaporkan kantor berita Al-Jazeera dan dinukil islammemo.cc, dua distrik itu adalah Bu Ali dan Bu Asaf yang semuanya terletak di kota Ramadi, ibukota provinsi Anbar. Pejuang berhasil mengontrol dua daerah itu setelah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan Irak.

Para pejuang menegaskan bahwa mereka menyita berbagai jenis senjata dan amunisi serta menghancurkan sebuah pos polisi. Pejuang juga menghancurkan rumah Brigadir Angkatan Darat pasukan Nuri Al-Maliki, Muhammad Rachid Al-Ulyawi, dan komandan pasukan Shohwah, Yunus Abdu Awwad.

Di sisi lain, militer pemerintah terus menghujani daerah-daerah Sunni di provinsi Anbar dengan berbagai mortir dan roket. Bahkan, militer Irak dilaporkan sudah mulai menggunakan bom Birmi, yang biasa dilakukan militer Suriah menghabisi warganya.

Kantor berita Irak, Samuria News, melaporkan melansir dari jur bicara rumah sakit Falujah, Ahmad Sami bahwa pihaknya menerima tujuh jasad warga sipil dan lima warga luka-luka. Ia menambahkan, mereka tewas dan terluka akibat serangan mortir militer Irak yang menghantam rumah mereka.

“Jasad-jasad warga sudah dipindahkan ke laboratorium forensik, sementara korban luka mendapatkan penanganan serius,” ujar Sami seraya menunjukkan bahwa sebagian korban luka dalam kondisi kritis. [hunef]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat