... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Puluhan Anak-Anak Pakistan Meninggal Akibat Bencana Kekeringan

KIBLAT.NET, Islamabad – Puluhan anak-anak telah meninggal akibat kekurangan gizi dan penyebab lainnya di wilayah selatan Pakistan tahun ini, mendorong Perdana Menteri Nawaz Sharif berkunjung ke daerah yang dilanda kekeringan untuk mengalokasikan bantuan darurat sebesar $ 10 juta dolar.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA) mengatakan 18 anak di bawah usia lima tahun meninggal pada bulan Januari dan 23 anak lainnya pada bulan Februari.

Pakistan National Disaster Management Authority (NDMA) membenarkan angka yang dirilis PBB, NDMA mengatakan 26 balita juga telah meninggal pada bulan Desember ketika kekeringan parah melanda wilayah Tharparkar wilayah selatan Sindh.

Bencana kekeringan diperirakan berdampak kepada 900.000 warga Pakistan, menurut kantor wakil komisaris Tharparkar .

Sharif terbang ke wilayah yang dilanda kekeringan pada hari Senin dan berjanji memberi bantuan sebesar $ 10 juta dolar.

“Masyarakat akan segera dapat kembali ke rumah mereka dan kemakmuran akan datang ke wilayah itu, ” kata Sharif berjanji dalam komentar yang disiarkan televisi. “Situasi akan membaik segera.” seperti dilansir worldbulletin.

Cuaca kering ekstrim memperburuk nasib di daerah pertanian yang miskin, di mana pelayanan kesehatan miskin dan pengangguran semakin tinggi.

Juru bicara UNOCHA, Hazem el Mahi, mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan dengan tepat apa yang menyebabkan lonjakan kematian anak-anak, tetapi itu adalah kombinasi dari infeksi penyakit dan kekurangan gizi pada ibu dan anak.

“Kami tidak mengetahui adanya tidaknya kematian orang dewasa sejauh ini,” katanya.

“Kita memulai penilaian bersama dengan pemerintah Pakistan hanya hari ini, dan kita tidak dapat mengetahui situasi nyata di lapangan sampai penilaian selesai.”

Media Pakistan mengatakan anak-anak yang meninggal karena kekurangan gizi disebabkan oleh bencana kemarau. Tidak ada angka kematian yang dikeluarkan untuk bulan Maret.

Media setempat mengatakan barang-barang bantuan tidak mencapai daerah yang terkena bencana. Sebuah laporan mengatakan 60.000 karung tepung telah dikirim ke wilayah Sindh, tetapi hanya 900 karung yang telah didistribusikan.

“Dia (Sharif) memerintahkan langsung untuk menjamin penyediaan derasnya komoditas dimakan, air minum, dan obat-obatan kepada masyarakat,” kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan. Sharif juga telah memerintahkan tindakan tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab atas “kelalaian” dalam mendistribusikan gandum di wilayah Tharparkar.

Direktur NDMA Raza Iqbal menilai terganggungnya distribusi terkait dengan keterlambatan pembayaran perusahaan transportasi. “Ada masalah administrasi,” katanya, tapi ia tidak memberikan rincian.

Pemerintah provinsi, kelompok bantuan, dan partai politik telah mengirim makanan, obat-obatan, dan barang-barang lainnya ke daerah yang dilanda kekeringan. (qathrunnada)


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Keluarga Saddan Menerima Takdir yang Menimpa Anaknya

KIBLAT.NET, Ngruki – Setelah pihak pondok menjelaskan kejadian sebenarnya, pihak keluarga Saddan akhirnya menerima dengan...

Rabu, 12/03/2014 11:59 0

Indonesia

Jenazah Saddan Akhirnya Ditemukan

KIBLAT.NET, Ngruki – Aura kesedihan menyelimuti komplek Ponpes Al Mukmin, Ngruki. Pagi ini (12/03/2014) sekitar...

Rabu, 12/03/2014 10:57 0

Indonesia

Kantor Partai Aceh Dilempari Granat

KIBLAT.NET, Aceh – Kantor Partai Aceh untuk wilayah Kecamatan Lueng Bata, dilempar granat, Selasa 11...

Rabu, 12/03/2014 10:30 0

Wilayah Lain

Diduga Rekrut Pejuang ke Suriah, 7 Warga Albania Ditangkap

KIBLAT.NET, Tirana – Pemerintah negara Albania, Eropa Tenggara, Selasa (11/03), mengumumkan telah menangkap tujuh warganya...

Rabu, 12/03/2014 08:45 0

Indonesia

Latihan Renang, Santri Ngruki Tenggelam Hilang

KIBLAT.NET — Kabar duka tersiar dari Pondok Al-Mukmin, Ngruki, Solo. Siang tadi (11/03/2014) beberapa santri...

Selasa, 11/03/2014 21:53 0

Wilayah Lain

Pejabat AS Usulkan Sistem Anti-Rudal Israel Cakup Wilayah Mesir dan Yordania

KIBLAT.NET, Tel-Aviv – Seorang jenderal AS pada Senin, (10/03) mengusulkan agar Israel segera meng-upgrade sistem...

Selasa, 11/03/2014 19:00 0

Indonesia

Minum Air Bekas Cuci Kaki Megawati, Pria Ini Dicela di Dunia Maya

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Cecep Ondon Iskandar, yang meminum...

Selasa, 11/03/2014 18:25 0

Indonesia

MUI Terbitkan Fatwa Terkait Konservasi Alam dan Perlindungan Satwa

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa tentang konservasi satwa langka yang menitik...

Selasa, 11/03/2014 17:48 0

Manhaj

Iqamatuddin, antara Ifrath dan Tafrith

Dalam proses pembangunan kekuatan menuju kesuksesan ber-iqomatuddiin, para muqimuddiin akan senantiasa berhadapan dengan konsekuensi, antara ...

Selasa, 11/03/2014 15:58 0

Close