... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Terbitkan Fatwa Terkait Konservasi Alam dan Perlindungan Satwa

Foto: Majelis Ulama Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa tentang konservasi satwa langka yang menitik beratkan pada aspek akhlak individu manusia. Melalui pendekatan ini diharapkan kampanye perlindungan satwa langka semakin kuat di tengah semakin punahnya habitat mereka.

“Jika sejumlah organisasi lingkungan hidup seperti WWF dan Green Peace tertuju pada binatangnya, kami lebih melihat pada orangnya agar satwa langka bisa dilindungi,” kata Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan SDA MUI Ir. H. Hayu Prabowo di Jakarta, Senin (10/3/2014).

Seperti dilansir dari situs resmi MUI, penerbitan fatwa itu bertujuan untuk dakwah kepada individu, meskipun semangatnya adalah melindungi satwa langka dan keseimbangan ekosistem demi kemaslahatan umat, “Tetapi bagi kami sasaran dakwahnya adalah kepada orang,” katanya.

Ajaran Islam yang termaktub dalam Al-Quran dan Hadits sudah lengkap menyebutkan bagaimana merawat seisi alam. “Dalam fatwa tersebut juga disebutkan, orang masuk neraka gara-gara seseorang memiliki kucing yang banyak, tetapi tidak memelihara dengan baik,” katanya.

Di samping itu, Hayu melihat adanya tren baru di kalangan internasional yang mulai menyadari, bahwa pendekatan keagamaan lebih efektif ketimbang pendekatan yang represif. “Jadi sekarang ini mulai menggunakan pendekatan agama, karena ini berkait dengan perilaku orang,” kata Hayu. Dia menambahkan, sangat susah untuk memaksa, baik yang dipaksa maupun yang dipaksa. Tetapi kalau dengan pendekatan agama, semua merasa senang-senang saja. “Jadi ini semacam pendekatan dari hati-ke hati.”

BACA JUGA  Fadli Zon Minta Narasi Optimistis Pemerintah Soal Ekonomi Diwaspadai

Inspirasi untuk mengusulkan fatwa konservasi satwa langka ini didapat dari komunikasi yang dijalin dengan sejumlah aktifis lingkungan seperti WWF dan Greeen Peace. Saat silaturahim ke kantor WWF, Hayu mengaku mendapatkan penjelasan tentang pentingnya menjaga kelestarian binatang seperti harimau, gajah dan orang utan, karena mereka adalah binatang payung.

“Jika kita melindungi binatang payung itu, berarti ekosistem kawasan itu terlindungi. Mereka binatang yang terus “mobile” untuk mencari buruannya. Sehingga ketika mereka terlindungi, semuanya bisa terlindungi. Begitu pula dengan gajah dan orang utan.”

Untuk mendukung konservasi satwa langka, MUI telah terjun ke banyak tempat, termasuk Taman Nasional Tesonilo dan Marga Satwa Rimbang Baling di Riau. Hayu mendapati kenyataan adanya sejumlah konflik antara manusia dan binatang, “Ada konflik antara masyarakat dengan pemilik perkebunan, baik itu perkebunan kelapa sawit maupun perkebunan industri, sehingga binatang juga semakin terdesak.”

“Diperparah lagi dengan adanya kebakaran hutan, akibatnya konflik antara masyarakat dengan binatang semakin meruncing, karena luasan hutan semakin berkurang,” katanya. Hayu juga mengaku prihatin, karena hutan yang sebelumnya merupakan sebuah kawasan yang multikultur menjadi monokultur, karena tidak ada tumbuhan lain selain kelapa sawit. “Itu semua (hutan) sudah dikuasai oleh para investor,” paparnya.

Dia menyadari kepunahan satwa langka ini tidak disebabkan hanya pada masyarakat kecil saja, tetapi pemangku kepentingan secara menyeluruh, karena tidak mungkin kebijakan pemberian ijin datang dari rakyat. Banyak kebijakan yang tidak tepat terkait dengan pemberian ijin pengelolaan hutan, di satu sisi pemerintah sering mempermudah investor, di sisi lain justru sebaliknya“Ketika rakyat sudah berpuluh-puluh tahun tinggal disitu sejak dari nenek moyangnya, terus kemudian menjadi hutan lindung, itu kan aneh. Mereka akhirnya tidak bisa ngapa-ngapain,” katanya.

BACA JUGA  Pakar Pidana: Setelah Djoko Tjandra, Polisi Harus Tangkap Harun Masiku

Meski cakupan Fatwa MUI Nomor 04/2014 lebih menekankan pada individu manusia secara umum, sebenarnya fatwa ini lebih ditujukan kepada pemangku kepentingan secara menyeluruh, baik itu itu di level pusat maupun daerah, penegak hukum, karena dari tangan merekalah yang lebih mampu menerapkannya. [sdqfajar]


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Al-Shabaab Serukan Jihad Melawan Ethiopia

KIBLAT.NET, Mogadhisu – Pemimpin Harakah al-Shabaab al Mujahidin Somalia, Syaikh  Ahmed Godane atau lebih dikenal...

Selasa, 11/03/2014 17:00 0

Lebanon

Petinggi Militer Fatah Tewas di Lebanon

KIBLAT.NET, Beirut – Seorang pejabat tinggi militer dari kelompok Palestina Fatah tewas pada hari Senin...

Selasa, 11/03/2014 16:30 0

Mesir

Al-Azhar Mesir Kecam Film Kontroversial Berjudul “Noah”

KIBLAT.NET, Kairo – Film kontroversial produksi Hollywood yang memvisualisasikan dan menggambarkan Nabi Nuh juga dikecam...

Selasa, 11/03/2014 16:08 0

Manhaj

Iqamatuddin, antara Ifrath dan Tafrith

Dalam proses pembangunan kekuatan menuju kesuksesan ber-iqomatuddiin, para muqimuddiin akan senantiasa berhadapan dengan konsekuensi, antara ...

Selasa, 11/03/2014 15:58 0

Amerika

Visualisasikan Nabi, Film “Noah” Dicekal di Tiga Negara

KIBLAT.NET, Los Angeles – Kontroversi semakin menyeruak seiring dirilisnya film Hollywood terbaru berjudul ‘Noah’. Tiga...

Selasa, 11/03/2014 15:51 0

Qatar

Dokumen Aljazeera Klaim Iran Perintahkan Pemboman Lockerbie

KIBLAT.NET, Doha –  Sebuah film dokumenter baru yang disiarkan oleh Al Jazeera Qatar mengklaim pemboman...

Selasa, 11/03/2014 15:30 0

News

Arrow III, Senjata Anti Rudal Terbaru Israel

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Yair Ramati, Kepala Organisasi Rudal Pertahanan Israel menolak untuk memberikan keterangan...

Selasa, 11/03/2014 15:06 0

Suriah

Sudutkan ISIS, Al-Jazeera Rilis Video Usang

KIBLAT.NET, Aleppo – Sebuah video pembantaian mengerikan terhadap warga sipil Suriah beberapa waktu lalu tersebar...

Selasa, 11/03/2014 15:00 0

Palestina

Emirat Arab Tangguhkan Proyek Pembangunan Perumahan di Gaza

KIBLAT.NET, Gaza – Pemerintah Hamas di Jalur Gaza mengumumkan pada hari Minggu (9/3) bahwa Uni...

Selasa, 11/03/2014 14:00 0

Rusia

Tentara Rusia Lepaskan Tembakan di Pangkalan Militer Krimea

KIBLAT.NET, Krimea – Seorang pria bersenjata tidak dikenal dilaporkan melepaskan tembakan ke udara saat mereka...

Selasa, 11/03/2014 13:00 0

Close