Minum Air Bekas Cuci Kaki Megawati, Pria Ini Dicela di Dunia Maya

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Cecep Ondon Iskandar, yang meminum air bekas cuci kaki Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menuai kontroversi.

Namun di sisi lain, kader PDIP asal Sumedang itu menegaskan tidak merasa risih meminum air kobokan kaki Megawati. Seperti diberitakan, Cecep, sejak awal memang telah bertekad untuk membasuh kaki Megawati, untuk selanjutnya meminum air bekas cucian kaki itu.

Diberitakan sebelumnya, sebuah media online memuat foto Cecep yang sedang membasuh kaki Megawati. Dalam foto lain, Cecep tampak membasuh mukanya dengan air tersebut.

Saat ini, di sosial media, foto aksi Cecep itu menjadi trending topic. Dari komentar-komentar sejumlah akun, baik Twitter ataupun Facebook, sebagian besar mengecam aksi Cecep.

Rata-rata tidak habis pikir, mengapa masih saja ada orang yang percaya dengan khasiat berkah meminum air bekas cuci kaki seseorang yang dianggap tokoh?

Dalam foto tampak kader partai banteng bernama Cecep Ondon Iskandar (68), meminum air bekas membasuh kaki Megawati. Pria kelahiran Tomo, Kabupaten Sumedang itu, sebagaimana dikutip dari Tribunnews, mengatakan tidak jijik melakukan hal itu.

Cecep justru bertekad, sebelum meninggal, dirinya ingin membasuh kaki Megawati, lalu air bekas basuhan kaki itu diminum dan dibasuhkan ke wajahnya. Kini, impian itu kesampaian dan Cecep sangat lega!

Tapi aksi Cecep mengundang heboh obrolan di dunia maya. Di Kaskus, aksinya menjadi trending topic obrolan banyak orang.

BACA JUGA  Ustadz ABB Bertemu Cak Nun, Ini Yang Dibahas

Di Twitter tak kalah panas. “Hueeekkkk,’ tulis pemilik akun Twiter @Imaseva, meluapkan rasa jijiknya.

“Masih ada orang seperti ini ya.. tidak naik pikir saya…hahahahahaha,” tulis akun @rezaphotograph.

“Mendadak gak selera makan,” tulis akun @farmillah.

Obrolan seru soal itu juga menyebar di Facebook. Berbagai tautan gambar dan berita soal fenomena minum air bekas cuci kaki Megawati juga jadi obrolan di situs pertemanan itu.

“Wow loyalitas mutlak, ada yang salah,” tulis seorang facebooker bernama Muhamad Hidayat. [sdqfajar]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat