Biksu Budha Ditembak Mati di Thailand Selatan

KIBLAT.NET, Patani – Empat orang tewas dan enam orang lainnya luka-luka dalam serangan di Thailand selatan, kata polisi.

Empat pria bersenjata melepaskan tembakan kepada sekelompok penduduk desa yang sedang mem beri hormat kepada seorang pendeta Buddha di distrik Mae, provinsi Patani pada Kamis(13/2), kata Kolonel Polisi Sathit Polpinit kepada kantor berita Associated Press.

Seorang biksu 68 tahun, seorang wanita, dan anaknya berusia 13 tahun serta seorang wanita lain tewas dalam serangan Kamis pagi. Polpinit menambahkan, bahwa enam orang lainnya, termasuk seorang polisi terluka.

Serangan ini adalah kedua kalinya dalam tiga minggu, seorang biksu Buddha telah ditembak mati.

Polisi mengatakan pembunuhan belum lama ini bisa jadi merupakan serangan balas dendam atas kematian tiga pemuda Muslim bersaudara.

Ketegangan Agama

Pada Rabu malam di distrik Yaring, Patani, seorang wanita Buddhis berusia 29 tahun mengendarai sepeda motor ditembak mati dan tubuhnya dibakar, menurut polisi.

Sebuah catatan yang tertinggal di tempat kejadian mengatakan : “Untuk pemimpin militer: ini bukan tubuh terakhir untuk tiga orang bersaudara.”

Tiga Pemuda bersaudara itu, berusia tiga, lima, dan sembilan  tahun, ditembak mati pada pekan lalu di depan rumah mereka di provinsi Narathiwat setelah kembali dari shalat Isya di masjid, menurut kantor berita AFP.

Lebih dari 5.000 orang telah tewas di provinsi selatan yang didominasi Muslim di Thailand sejak tahun 2004.

BACA JUGA  Sri Lanka Batalkan Aturan Wajib Kremasi Jenazah Muslim yang Meninggal karena Covid-19

Polisi masih mencari kelompok bersenjata yang melarikan diri dengan dua sepeda motor terkait serangan Kamis.

Sejumlah serangan kerapkali dilakukan oleh milisi bayaran Tentara Thailand, yang digunakan menyerang penduduk sipil Budhis untuk kemudian disalahkan kepada pejuang Patani. (qathrunnada)

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat