Seorang Hakim Cerdik dan Dua Orang Ahli Wara’

KIBLAT.NET, – Kisah ini dimuat dalam buku yang berjudul “Adzkiyaa’ul Qudloh”. Seorang laki-laki membeli sebuah rumah untuk ia tinggali. Melihat kondisi bangunan yang belum sesuai dengan keinginan, ia ingin segera merenovasi. Mulailah renovasi rumah dengan menggali tanah untuk memperkuat pondasi. Pada saat proses menggali, cangkulnya mengenai sebuah kotak besi. Ternyata, di dalamnya emas dan harta lainnya penuh terisi.

Tentu saja penemuan itu mengejutkannya. Maka datanglah ia ke pemilik rumah sebelumnya. Saat bertemu si pemilik rumah, ia berkata,”Ya Akhi, ambillah kotak ini, kemarin kotak ini aku temukan di rumah yang aku beli darimu. Ini adalah hakmu, karena aku hanya membeli rumah ini, bukan emas atau harta lain di dalamnya.” Si pemilik rumah keliatan enggan menerima dan berkata,”Tidak Akhi, aku jual rumah ini ya sekalian dengan isi-isinya.”

Keduanya tetap bersikukuh bahwa harta itu bukan haknya. Lalu keduanya bersepakat untuk pergi menemui seorang hakim sebagai pemutus perkara. Tatkala tiba di rumah hakim, diceritakanlah permasalahan yang sebenarnya. Hakim pun takjub melihat sifat wara’ mereka berdua.

Kemudian hakim tadi bertanya kepada keduanya,”Apakah kalian berdua punya anak?”

Pembeli rumah menjawab,”Saya punya anak perempuan.” Lalu pemilik rumah juga menjawab,”Saya punya anak laki-laki.”

Mendengar itu hakim berkata,”Nikahkanlah keduanya, dan berikanlah harta temuan tadi kepada mereka berdua!”

Akhirnya, mereka berdua sepakat atas keputusan hakim. Sungguh, keputusan yang diambil sangatlah bijak dan cerdas.

 

 

 

 

 

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat