Hendak Bergabung Perangi Pejuang di Anbar, 22 Calon Tentara Tewas

KIBLAT.NET, Baghdad – Setidaknya 22 orang sukarelawan yang hendak mendaftar sebagai milisi pemerintah Irak di Baghdad tewas dan 30 lainnya luka-luka pada Kamis (9/1/204) akibat serangan bom Syahid yang menargetkan mereka. Belum diketahui pihak yang bertangung jawab atas serangan ini.

“Seorang pelaku bom bunuh diri membunuh 22 calon tentara Irak dan melukai 30 lainnya dalam serangan yang menargetkan puluhan warga, yang mendaftar sebagai sukarelawan perang untuk memerangi para pejuang yang berafiliasi dengan Al Qaidah di provinsi Anbar” kata kepolisian Irak seperti dilansir situs berita Timur Tengah alweeam.com.

Kepolisian menambahkan dalam pernyataannya, seorang laki-laki menggenakan rompi bom meledakkan dirinya di tengah pendaftaran para sukarelawan perang di bandara Al Mutsanna yang saat ini digunakan militer di ibukota Irak.

Sampai berita ini diturunkan (Kamis dini hari waktu Irak), belum ada pihak yang mengaku bertangung jawab atas serangan yang terjadi setelah Perdana Menteri Nuri Al Maliki mengancam akan menghabisi mujahidin di Anbar.

Sebagaimana diberitakan, mujahidin Daulah Islamiyah Irak dan Syam (ISIS) bersama sejumlah pemuda suku anti-pemerintah di provinsi Anbar minggu lalu melancarkan serangan besar-besaran menargetkan markas polisi dan militer pemerintah. Para pejuang berhasil mengontrol kota Falujah, Ramadi dan kota-kota lainnya di provinsi Anbar.

Penyerbuan tersebut dilancarkan pejuang, setelah pemerintah yang dikendalikan sekte Syiah tersebut menyerang dan menangkap seorang tokoh terkemuka Sunni dari provinsi Anbar. Kemarahan rakyat Sunni pun memuncak dan melakukan pemberontakan kepada pemerintah.

Sementara itu, pemerintah yang tidak mampu mengatasi laju mujahidin ISIS yang menyatu dengan gerilyawan-gerilyan suku di Anbar, menyeru warganya untuk bergabung dengan militer Irak memerangi mujahidin. [hunef]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat