SMAN 2 Denpasar Larang Siswi Muslimah Berjilbab

KIBLAT.NET, Denpasar – Pelarangan menggunakan jilbab di sekolah ternyata tidak hanya terjadi di negara barat dimana Muslim adalah minoritas. Di Indonesia, negeri yang penduduknya mayoritas Muslim, masih ada sekolah yang melarang siswinya yang muslimah untuk menggunakan jilbab.

Anita, seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 di Denpasar, Bali, dilarang untuk mengenakan jilbab saat kegiatan belajar mengajar di sekolahnya. Anita, yang saat ini duduk di bangku kelas XI SMA itu, diberi pilihan pahit, lepas jilbab atau pindah sekolah.

Tim Advokasi Pembelaan Hak Pelajar Muslim Bali kepada Kiblat.net mengungkapkan tentang adanya pelarangan menggunakan jilbab tersebut. Anita yang sebenarnya sudah memakai jilbab sejak SMP itu tetap ingin memakai jilbab ke sekolah.

Hari itu, mata pelajaran jam pertama adalah pelajaran Bahasa Bali. Ternyata, guru Bahasa Bali saat itu tidak hadir. Tiba-tiba Kepala Sekolah masuk ke kelas untuk memberi nasihat kepada seluruh murid. Setelah melihat Anita yang mengenakan jilbab, Kepala Sekolah bertanya:

“Kok bajunya seperti itu?” Anita diam saja tidak menjawab. Lalu Kepala Sekolah Drs Ketut Sunarta menyuruh Anita datang ke ruangan Kepala Sekolah.

Pada pertemuan kedua ini Kepala Sekolah menegaskan, “Kalau pakai jilbab kelihatan tidak logo OSIS SMA-nya? Kelihatan tidak emblem SMAN 2 nya?”

“Kan bisa dinaikin sedikit jilbabnya, pak, jadi masih bisa kelihatan logonya, ”jawab Anita.

BACA JUGA  Buktikan Cintamu untuk Gempa Majene & Mamuju Sulbar

Kepala Sekolah tetap tidak mengizinkan. Bahkan Kepala sekolah menyarankan Anita untuk pindah sekolah saja kalau tetap ingin memakai jilbab.

Berkali-kali Anita disarankan untuk pindah sekolah saja kalau memang tetap ingin memakai jilbab dan diminta untuk segera memutuskan pilihan. [sdqfajar]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat