Artikel Hina Nabi Muhammad Picu Kemarahan di Mauritania

KIBLAT.NET, Nuakchott – Sebuah keluarga Mauritania telah mengusir anggota keluarganya karena menulis sebuah artikel kontroversial tentang Nabi Muhammad SAW yang membuat kehebohan di negara Afrika Utara itu.

“Dia harus bertobat, jangan sampai ia jatuh ke dalam dunia yang penuh dosa,” kata keluarga itu dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke media lokal seperti dilansir Anadolu Agency.

Keluarga itu juga meminta agar dibuat “pengadilan khusus bagi mereka yang mengolok-olok Islam dan agama-agama langit lainnya “.

Mohamed al-Sheikh Mohamed Ould membuat gempar Mauritania ketika ia menulis sebuah artikel yang menghina nabi Muhammad dan diposting di halaman Facebook-nya.

Artikel yang diterbitkan oleh sebuah koran sayap kiri ini, memprovokasi kemarahan banyak pihak di Mauratania, sehingga mengarah kepada penangkapannya oleh pasukan keamanan.

Partai berkuasa Uni Republik memperingatkan agar tidak menyalahgunakan kebebasan berbicara di Mauritania untuk “menghina kesucian Islam dan membahayakan persatuan nasional ” .

Uni Republik juga menyerukan orang tuadi Mauritania ” untuk mengawasi tindakan anak-anak mereka dan melindungi mereka terhadap praktek-praktek yang mengarah pada kehancuran masyarakat ” .

Partai Majelis Nasional untuk Reformasi dan Pembangunan, lengan politik gerakan Ikhwanul Muslimin Mauritania juga mengecam artikel tersebut, mereka menyerukan kepada rakyat negeri yang mayoritas Muslim itu untuk “berdiri kokoh” melawan orang-orang yang terlibat dalam praktik serupa. (qathrunnada)

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat