... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pers Israel: Akan Ada Intifadhah Ketiga, Jika Kesepakatan Damai Gagal

Foto: Bocoran dokumen dari Otoritas Palestina sebut akan ada Intifadhah Ketiga.

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Pers Israel melaporkan adanya sebuah dokumen internal Otoritas Palestina yang bocor ke media Israel. Isi dokumen itu memprediksi akan ada“intifadhah ketiga”, jika pembicaraan damai yang ditengahi AS gagal.

Isi dokumen dilaporkan pertama kalinya oleh harian berbahasa Ibrani, Yedioth Ahronoth dan Radio Israel pada Kamis, (2/01) pagi. Dikatakan bahwa jika proses perdamaian runtuh, kemungkinan akan meletus perlawanan di Tepi Barat. Laporan ini menduga bahwa kelompok-kelompok Islam selain Hamas juga cenderung menjadi lebih aktif dalam melakukan tindakan perlawanan terhadap pelanggaran Israel.

Seperti dikutip dari World Bulletin, laporan yang diduga dikeluarkan oleh badan keamanan Palestina itu mengasumsikan akan terjadi tindakan perlawanan spontan, kadang-kadang berujung pada kekerasan, yang mungkin terjadi jika pembicaraan damai gagal. Hal ini direkomendasikan kepada pasukan keamanan Otoritas Palestina untuk menyiapkan rencana untuk mengendalikan aksi protes jika semakin meningkat menjadi pemberontakan untuk mencegah polisi bergabung dengan massa. Dalam Intifada Kedua, yang dimulai pada akhir tahun 2000 dan berlangsung beberapa tahun, polisi juga bergabung dengan demonstran.

Laporan tersebut memperkirakan bahwa aksi intifadhah warga Palestina itu tidak akan terbatas pada daerah yang dikuasai Palestina. Laporan itu memprediksi bahwa aksi massa dan kerusuhan itu akan meluas ke area C dan daerah sekitar Yerusalem, di mana kehadiran kedua pasukan keamanan, baik Israel maupun Palestina lemah.

BACA JUGA  Di Jogokariyan, Cucu Rasulullah Ini Minta Pengajian Dipermudah dan Masjid Dimakmurkan

Laporan ini juga memperkirakan bahwa Hamas mungkin mencoba untuk menguasai Tepi Barat jika keretakan dengan  Presiden Otoritas Palestina dari partai Fatah, Mahmoud Abbas terus berlanjut.

Alasan untuk Israel bertindak represif

Meskipun ada kemungkinan yang tinggi adanya aktifitas perlawanan yang kuat jika pembicaraan damai gagal, rincian yang disebut oleh bocoran laporan itu memberi kesan bahwa Israel memang mencoba untuk membuat alasan untuk melakukan tindakan keras terhadap perlawanan Palestina di masa depan.

Penekanan yang kuat pada kemungkinan adanya tindakan perlawanan yang disebut Israel sebagai teroris sebenarnya menciptakan kecurigaan. Mengingat bahwa Israel, sebelum proses kesepakatan, telah melakukan segala sesuatu untuk menciptakan kondisi yang membuat kesepakatan itu gagal terjadi.

Pembicaraan operatif bagaimana Hamas melakukan serangan menembak, transfer pengetahuan pembuatan roket ke Tepi Barat, cara menangkap orang Israel, baik warga atau tentara, merupakan indikasi untuk mempersiapkan opini publik untuk penggunaan kekerasan yang akan dilakukan oleh negara terhadap penduduk Tepi Barat. Laporan ini juga tidak mengabaikan bahwa opini publik warga Palestina menyukai kegiatan tersebut karena bisa mengancam prospek masa depan pembebasan tahanan dan kurangnya kegigihan dari kesepakatan damai. Artinya, pers Israel seakan membenarkan akan jatuhnya korban sipil di masa mendatang dalam kasus agresi Israel besar-besaran di Tepi Barat.

Pembicaraan perdamaian antara Israel dan Otoritas Palestina dimulai kembali pada bulan Juli 2013 di bawah pengawasan AS setelah vakum beberapa tahun. Periode negosiasi sembilan bulan yang disepakati oleh kedua belah pihak diatur untuk berakhir pada bulan April 2014. Perampasan setiap jengkal tanah Palestina yang dilakukan terus menerus oleh pemerintah Israel tidak memberikan secercah harapan sedikitpun bahwa Israel serius tertarik untuk menemukan setiap solusi yang berarti. [sdqfajar]

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

IPW Pertanyakan Penangkapan Teroris Kerap Dilakukan di Bulan Desember

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi penggerebekan terduga teroris yang dilakukan polisi bersamaan dengan perayaan malam tahun baru...

Kamis, 02/01/2014 18:41 0

Wilayah Lain

Dubes Palestina di Ceko Terbunuh Akibat Ledakan

KIBLAT.NET, Praha – Duta Besar Palestina untuk Republik Ceko terbunuh dalam sebuah ledakan di apartemennya,...

Kamis, 02/01/2014 16:35 0

Indonesia

Panglima Moeldoko Lepas 175 Prajurit TNI ke Kongo

KIBLAT.NET, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Moeldoko memberangkatkan 175 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan...

Kamis, 02/01/2014 15:15 0

Wilayah Lain

Tahun 2013, Salah Satu Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

KIBLAT.NET, Stockholm – Oleh para peneliti dan ilmuwan, tahun 2013 disebut sebagai tahun dengan cuaca...

Kamis, 02/01/2014 12:41 0

Indonesia

JAT Desak Komnas HAM Usut Tuntas Aksi Densus di Ciputat

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi Detasemen Khusus 88 pada malam tahun baru kemaren  di Ciputat, Tangerang...

Kamis, 02/01/2014 12:00 0

Indonesia

Beberapa Keganjilan dalam Penggerebekan Ciputat

KIBLAT.NET, Jakarta – Seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya, bagi wartawan yang turut meliput aksi penangkapan terorisme...

Kamis, 02/01/2014 11:42 0

Indonesia

Ternyata, Dayat Kacamata Ditangkap Saat Pergi Mau Beli Makanan

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebelum dibekuk tim Densus 88 Antiteror Polri, Nurul Hidayat alias Dayat Kacamata...

Kamis, 02/01/2014 11:16 0

Suara Pembaca

Refleksi Malam Pergantian Tahun Baru

KIBLAT.NET – Peringatan permulaan tahun baru Masehi telah berlalu. Tetapi perayaan yang digadang-gadang menguntungkan banyak...

Kamis, 02/01/2014 10:33 0

Indonesia

Ketika Sutarman Pimpin Aksi Penggerebekan Ciputat

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam aksi penggerebekan di Jalan KH Dewantoro Gang H Hasan RT 04/07...

Kamis, 02/01/2014 10:21 0

Close