... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Hari Ibu, Menimbang Kedudukan Wanita dalam Islam

Foto: hari Ibu

KIBLAT.NET – Setiap bangsa mempunyai sejarah unik memperingati hari ibu, seperti di Inggris atau pun Yunani. Di Yunani, hari ibu dikenal sebagai perayaan musim bunga, sedangkan di Inggris hari ibu diperingati diidentikkan penghormatan kepada maryam yang disebut Mother Mary.

Begitupun di Indonesia, perayaan hari ibu di Indonesia jatuh pada tanggal 22 desember. Menilik sejarahnya, peringatan hari ibu berawal dari berkumpulnya para pejuang perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra dan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.

Salah satu hasil dari kongres tersebut salah adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Kongres tersebut terilhami oleh para pejuang kaum perempuan yang berkorban melawan penjajah.

Tentu saja, pada waktu itu, kaum perempuan merasa terbelakang dan menutut perbaikan nasib, karena di zaman itu tak lepas dari kesalahan berfikir pola masyarakat yang menyatakan bahwa peran perempuan masih berada di kelas kedua sehingga posisi kaum perempuan termaginalkan. Seperti, sulitnya mengakses pendidikan untuk perempuan terkecuali bagi mereka yang ningrat.

Namun sekarang zaman kian berubah, isu terhadap kaum perempuan masih tetap nyaring terdengar, sehingga muncul opini keterwakilan perempuan di parlemen, mereka beralasan bahwa ketika perempuan mempunyai suara di parlemen diharapkan membawa angin perubahan dan angka diskrimnatif terhadap perempuan bisa ditekan, seperti kasus KDRT, eksploitasi kaum perempuan dan keterlibatan perempuan dalam perpolitikan bisa dihidupkan.

Lantas pertanyaannya sudahkah keterwakilan mereka di parlemen memberikan jawaban atas segala permasalahan?

Untuk menajawab semua itu kita bisa melihat fakta sebenarnya sudah banyak contoh kaum perempuan terjun di ranah kekuasaan. Bahkan menjadi pucuk kekuasaan seperti Megawati menjadi presiden. Fenomena serupa juga terjadi di Pakistan dengan Benazir Bhuttonya, namun keduanya belum mampu memberikan solusi terhadap permasalahan kaum perempuan.

BACA JUGA  Jadi, Di Mana Salah UBN?

Perempuan dalam pandangan Islam
Sebagaimana laki-laki, hak perempuan terjamin dalam Islam. Pada dasarnya, segala yang menjadi hak laki-laki, ia pun menjadi hak wanita. Agamanya, hartanya, kehormatannya, akalnya dan jiwanya terjamin dan dilindungi oleh syariat Islam sebagaimana kaum laki-laki. Contoh yang terdapat dalam Al-Quran adalah wanita memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam beribadah dan mendapat pahala:

وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.” (QS. An Nisâ [4]: 124).

Ayat tersebut adalah jaminan dari Allah bahwa baik laki-laki maupun perempuan mempunyai kedudukan setara, yang menjadi motivasi mereka beraktivitas beramal sholeh adalah pahala di sisi Allah, Islam jauh lebih dulu memberikan posisi mulia terhadap perempuan, sebagaimana dalam hadist Rasulullah Saw menyampaikan,

عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السَّلَمِيِّ أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ، وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيْرُكَ. فَقَالَ: هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا

Dari Mu’wiyah bin Jahimah as-Salami bahwasanya Jahimah pernah datang menemui Nabi lalu berkata: Wahai Rasulullah, aku ingin pergi jihad, dan sungguh aku datang kepadamu untuk meminta pendapatmu. Beliau berkata: “Apakah engkau masih mempunyai ibu?” Ia menjawab: Ya, masih. Beliau bersabda: “Hendaklah engkau tetap berbakti kepadanya, karena sesungguhnya surga itu di bawah kedua kakinya.”

Politik perempuan dalam Islam
Berbeda dengan pandangan barat, Islam memberikan keleluasaan yang khas politik bagi perempuan, hanya saja Islam menitikberatkan kepada fitrah perempuan. Karena sifat yang Allah ciptakan kepada perempuan adalah penyayang, lemah-lembut maka tugas seorang perempuan yang utama adalah menjadi seorang isteri, ibu sebagai pendidik anak-anaknya.

BACA JUGA  Seolah-olah Ini Ramadhan Terakhir Kita

Dari sinilah kita melihat kualitas seorang ibu yang taat akan fitrahnya mampu melahirkan generasi unggul, lalu bagaimana partisipasi mereka terhadap ranah politik.

Wanita dalam Islam adalah partner bagi laki-laki beramar makruf nahi munkar, sebagimana dalam A–Qur’an:

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Taubah [9]: 71)

Setiap perempuan akan melibatkan seluruh aktivitasnya sebagai upaya untuk mengoreksi setiap permasalahan yang ada, karena itu bagian dari amar ma’ruf, mereka diizinkan terlibat bersama-sama membina umat, berperan aktif mengurusi dakwah. Karena di dalam Islam, politik tidak selalu diidentikkan dengan meraih kekuasaan duduk di parlemen, politik sejatinya adalah mengurus urusan umat.

Jika setiap perempuan, pemikirannya tercerdaskan terhadap fitrahnya, maka akan lahirlah sebuah kesadaran yang akan meningkatkan taraf berfikir kaum perempuan. Mereka akan mencetak generasi berkualitas ditengah-tengah masyarakat. Sejatinya, Islam memberikan keadilan kepada laki-laki dan perempuan, dan meletakkan kembali keduanya pada fitrah dan tujuan penciptaan masing-masing. Wallahu a’lam.

*Anastasia, Alumni Pendidikan Bahasa Jerman UPI Bandung

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Prancis

Prancis Tetap Larang Pengunaan Jilbab Bagi Muslimah

KIBLAT.NET, Paris – Pemerintah Prancis, Senin (23/12/2013), memutuskan tetap melarang penggunaan jilbab oleh Muslimah yang...

Selasa, 24/12/2013 15:53 0

Palestina

Tahanan Palestina yang Mogok Makan Dibebaskan

KIBLAT.NET, Al-Quds – Seorang tahanan Palestina berprofil tinggi yang melakukan mogok makan berkepanjangan di penjara...

Selasa, 24/12/2013 15:00 0

Rusia

Penemu AK-47 Meninggal Dunia

KIBLAT.NET, Moskow – Seorang pejabat pemerintah Rusia Mikhail Kalashnikov mengatakan desainer senjata AK-47 yang menjadi...

Selasa, 24/12/2013 13:37 0

Afrika

Pasukan Perancis Tembak Mati Pengawal Presiden Afrika Tengah

KIBLAT.NET, Bangui – Kantor Kepresidenan Republik Afrika Tengah (CAR) mengatakan pasukan Perancis telah menembak dan...

Selasa, 24/12/2013 13:18 0

Pakistan

Pasukan Pakistan Dituding Bunuhi Warga Sipil di Waziristan Utara

KIBLAT.NET, Islamabad – Penduduk Pakistan di Waziristan Utara menuding pasukan pemerintah telah membunuhi warga sipil...

Selasa, 24/12/2013 12:51 0

Video News

Rezim Syiah Nushairi Membunuh Khatib Diatas Mimbar

KIBLAT.NET – Syiah Nushairi memasuki Masjid Al Omari di kawasan Al Waar, Suriah. Dalam insiden...

Selasa, 24/12/2013 12:14 0

Afrika

Gerakan Hamah Ad Dakwah As Salafiyah di Al Jazair Nyatakan Bergabung dengan AQIM

KIBLAT.NET, Timbuktu – Gerakan ‘Hamah Ad Dakwah As Salafiyah’ di Al Jazair beberapa hari lalu...

Selasa, 24/12/2013 08:30 0

Suriah

Pejuang Suriah Tewaskan 50 Tentara Loyalis Rezim di Selatan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Setidaknya 50 tentara loyalis Bashar Al Asad dilaporkan tewas dan sejumlah kendaraan...

Selasa, 24/12/2013 07:25 0

Afghanistan

Seorang Pasukan Asing Tewas di Afghanistan Timur

KIBLAT.NET, Kabul – Seorang tentara asing yang bertugas untuk Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) telah...

Senin, 23/12/2013 23:44 0

Afrika

Penyerangan Muslim Afrika Tengah Direncanakan di Gereja

KIBLAT.Bangui – Menteri Keamanan Afrika Tengah Jenderal Mahamat Nouradine Adam  menuding media Barat, terutama media...

Senin, 23/12/2013 23:32 0

Close