... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dikenal Santun dan Tidak Radikal, Seorang Warga Lamongan Ditangkap Densus 88

KIBLAT.NET, Lamongan – Tim Detasemen Khusus 88 Polri, pada Ahad (15/12/2013) menangkap salah seorang warga di Lamongan bernama Iwan (32) alias Arqom alias Archam alias Bihay.

Seperti diberitakan Surya, Iwan sebenarnya merupakan warga Bekasi yang sejak enam bulan terakhir tinggal di Lamongan mengikuti istrinya.

Iwan ditangkap di perempatan Jalan Kombespol M Duriyat – Jl Soewoko, saat sedang mengendarai sepeda motor. Saat akan menyergap, anggota Densus 88 menumpang dua mobil Isuzu Elf dan Toyota Innova. Selain itu, ada pula yang mengendarai sepeda motor.

Selama tinggal di Lamongan, Iwan dikenal sebagai warga yang santun dan tidak pernah melakukan aktifitas radikal apa pun.

Bahkan, saat keluar rumah mengantarkan putrinya bersekolah di salah satu SD, Iwan selalu menegur para tetangganya secara sopan.

“Dia itu orangnya santun. Saya kaget sekali ketika mendengar ditangkap polisi (Densus 88 ) tadi,” ungkap Sunarsih, tetangga depan rumah Iwan, Ahad sore, seperti dilansir dari Surya.

Mas Iwan, kata Sunarsih, baru saja pindah ke Lamongan dari Bekasi bersama istrinya sekitar 6 bulan ini. Sebelumnya, mereka setelah menikah tinggal di Bekasi.

Tapi setelah mertuanya sakit-sakitan, Iwan dan istrinya diminta pindah ke Lamongan untuk menemani ibunya.

Selama ini, suami perempuan bercadar itu juga biasa-biasa saja alias hidup normal seperti warga RT 04 RW 02 lainnya. Dalam perpakaian maupun penampilannya, juga tidak menunjukkan ikut dalam aliran tertentu.

BACA JUGA  Heal the World, Make it Better Place

Selama 6 bulan pindah di Lamongan, terduga memang masih menganggur dan berencana mencari pekerjaan.

“Tiap hari ya tugasnya mengantar dan jemput putri pertamanya sekolah di SD,” kata Harto, tetangga lainnya. [sdqfajar]

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Ajak Damai, NSA Akan Tawari Edward Snowden Amnesti

KIBLAT.NET, Washington – Pembocor dokumen intelijen, Edward Snowden dikabarkan akan diberikan amnesti, jika dia mau...

Ahad, 15/12/2013 18:42 0

Afghanistan

Hamid Karzai Tolak Persetujuan Keamanan dengan AS

KIBLAT.NET, Kabul – Presiden Afghanistan Hamid Karzai menegaskan kembali bahwa ia tidak akan menandatangani sebuah...

Ahad, 15/12/2013 18:31 0

Mesir

Mesir Gelar Referendum Ubah Konstitusi

KIBLAT.NET, Kairo — Presiden sementara Mesir Adly Mansour mengumumkan referendum akan diadakan Januari 2014 untuk...

Ahad, 15/12/2013 18:00 0

Opini

BNPT yang Bingung

KIBLAT.NET – Tampil di TV One menemani Abdurrahman Ayyub dan Ali Hasan Al-Hallabi Sabtu malam...

Ahad, 15/12/2013 16:06 0

News

Ulama BNPT Bungkam, Saat Ditanya Aktifis Islam di LP Cipinang

KIBLAT.NET, Jakarta – Ali Hasan Halabi, Hisyam Nijar dan Najih Ibrahim adalah tiga tokoh yang...

Sabtu, 14/12/2013 23:29 0

Afrika

Ledakan Bom Kembar Tewaskan 1 Orang dan Lukai 17 Lainnya di Kenya

KIBLAT.NET, Nairobi – Satu orang tewas dan 17 orang lainnya luka berat setelah ledakan bom...

Sabtu, 14/12/2013 21:57 0

Afrika

Serangan Bom Tewaskan Dua Tentara PBB di Kidal, Mali Utara

KIBLAT.NET, Kidal – Setidaknya dua tentara tewas dalam serangan bom bunuh diri yang menargetkan pasukan...

Sabtu, 14/12/2013 21:44 0

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus di Kota Adra, Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Setelah kehilangan kontrol kota Adra, pedesaan Damaskus, pada Rabu lalu (11/12), pasukan...

Sabtu, 14/12/2013 21:14 0

Suriah

Aktivis Bantah Pejuang Suriah Bantai Warga Sipil di Adra, Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Aktivis Revolusi Suriah, Jum’at kemaren (13/12), membantah berita yang menyebutkan bahwa pejuang...

Sabtu, 14/12/2013 18:58 0

Inggris

Muslim Inggris Alami Serangkaian Gangguan Keamanan

KIBLAT.NET, Hull – Sejumlah komunitas Muslim di Inggris mengalami serangkaian aksi gangguan berunsur SARA, pada...

Sabtu, 14/12/2013 16:54 0

Close