... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Bom Tewaskan Dua Tentara PBB di Kidal, Mali Utara

Foto: Konvoi Tentara Mali/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Kidal – Setidaknya dua tentara tewas dalam serangan bom bunuh diri yang menargetkan pasukan perdamaian PBB di kota Kidal, utara Mali pada Sabtu pagi (14/12). Belum diketahui kelompok yang bertangung jawab dalam serangan menggunakan bom mobil tersebut.

Dilansir kantor berita Prancis, France24, sebuah sumber dari pasukan PBB menjelaskan bahwa serangan itu terjadi dengan menggunakan sebuah mobil sarat dengan bahan peledak. Palaku penyerangan mengemudikan mobilnya ke sekumpulan pasukan PBB di kota Kidal dan meledakkan bom yang ia bawa. Akibatnya, dua tentara PBB berkewarganegaraan Afrika tewas dan sejumlah tentara lainnya luka-luka.

“Saat ini, kami menghitung terdapat dua korban tewas dan sejumlah lainnya luka-luka di barisan pasukan Afrika yang bertugas di bawah naungan PBB dalam serangan tersebut” kata sumber tersebut dalam sambungan telefon dengan kantor berita AFP dari kota GAO, Mali utara.

Setelah Prancis mengklaim sukses mengusir Mujahidin dari ibukota Mali, Negara yang dikenal dengan menara Eifelnya tersebut meminta bantuan PBB untuk mengamankan negara Afrika itu dari ancaman mujahidin. Seperti diketahui, setelah dipaksa mundur pasukan Prancis Mujahidin Mali mengubah strategi pertempurannya menjadi perang gerilya.

Dewan Keamanan PBB menyetujui permintaan tersebut dan memutuskan mengirim 12.600 pasukan penjaga perdamaian ke Mali. PBB mengatakan, mereka mengemban tugas melindungi para warga sipil dan artefak budaya, dari perang yang berkecamuk disana. “Kami tahu kondisi disana sangat berbahaya,” ujar Herve Ladsous, Wakil PBB untuk operasi penjaga perdamaian bulan April lalu.[hunef]

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bahas Takfir dan Tafjir, Aktivis Islam di LP Cipinang Debat Tokoh Undangan BNPT

KIBLAT.NET, Jakarta – Bak seorang hakim, para tokoh Timur Tengah yang diundang BNPT langsung mengusung...

Sabtu, 14/12/2013 19:50 0

Indonesia

Ternyata, Hisyam Najjar Caleg Partai Salafi An-Nuur di Alexandria

KIBLAT.NET, Jakarta – Saat ditemui oleh ketiga tokoh Timur Tengah yang jauh-jauh didatangkan oleh BNPT...

Sabtu, 14/12/2013 18:36 0

Indonesia

Waspadai Takfir dan Tafjir, Pesan BNPT pada Aktivis Islam di LP Cipinang

KIBLAT.NET, Jakarta – Usai sudah agenda BNPT mendatangkan tiga tokoh Timur Tengah ke Indonesia. Agenda...

Sabtu, 14/12/2013 17:41 0

Indonesia

Tersangka Korupsi Al-Quran Akan Ungkap Aktor Besarnya

KIBLAT.NET, Jakarta – Berkas penyidikan kasus pengadaan kitab suci Al-Quran Kementerian Agama APBNP 2011-2012, untuk...

Sabtu, 14/12/2013 15:56 0

Turki

Erdogan Serukan Rakyat Bangladesh Lakukan Perjuangan Politik

KIBLAT.NET, Ankara – Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa 300 orang bisa mendapatkan...

Sabtu, 14/12/2013 14:00 0

Video News

Bom Syahid Guncang Markas Syiah di Daraa 30 Tewas

KIBLAT.NET – Jabhah Nusrah wilayah Daraa merilis Sebuah bom mobil berkekuatan 4 ton  bahan peledak...

Sabtu, 14/12/2013 09:32 0

Indonesia

Bakesbangpol Gresik Ragu Tutup Aktifitas Majelis Tafsir Al-Quran

KIBLAT.NET, Gresik – Meski DPRD dan MUI Kabupaten Gresik telah memberi sinyal agar ditutup. Badan...

Sabtu, 14/12/2013 08:00 0

Indonesia

Menteri Agama Sebut Atheis Bagian dari Demokrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Suryadharma Ali mengklaim, atheis bisa dianggap sebagai bagian dari kebebasan...

Sabtu, 14/12/2013 06:45 0

Indonesia

Abu Rusydan: BNPT Pasti Kalah!

BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) baru saja menghelat acara kontroversial. Tiga tokoh sekelas ulama didatangkan...

Jum'at, 13/12/2013 21:53 0

Australia

Mahkamah Australia Batalkan UU Perkawinan Sesama Jenis

KIBLAT.NET, Canberra — Pasangan yang telah menikah di bawah undang-undang pernikahan sesama jenis di Canberra...

Jum'at, 13/12/2013 20:32 0

Close