... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terungkap, Thailand Jual Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET, Bangkok – Sebuah penyelidikan baru mengungkapkan bahwa para pejabat imigrasi Thailand melakukan perdagangan manusia dengan menjual ratusan Muslim Rohingya yang melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar.

Reuters yang melakukan penyelidikan atas masalah di tiga negara, mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Kamis (5/12) bahwa pengungsi Rohingya telah dikosongkan dari pusat-pusat penahanan imigrasi Thailand dan diserahkan kepada pedagang manusia yang menunggu di laut.

Para pengungsi diam-diam diangkut melintasi Thailand selatan dan disandera di kamp-kamp yang dijaga ketat di dekat perbatasan Thailand dengan Malaysia sampai kerabat membayar untuk pembebasan mereka.

Tahanan yang tidak bisa membayar uang tebusan telah dijual ke beberapa perusahaan pelayaran dan peternakan.

Ribuan pengungsi Rohingya berada di kamp-kamp. Sejumlah dari mereka meninggal di sana, beberapa dibunuh oleh penjaga kamp-kamp dan banyak lainnya meninggal karena dehidrasi atau penyakit, seperti diungkapkan seorang korban kepada wartawan.

Sementara pejabat Thailand mengatakan bahwa pergerakan pengungsi Rohingya melalui negara tidak sama dengan perdagangan manusia, Royal Thai Police mengaku telah terjadi kebijakan rahasia yang dikenal sebagai “pilihan kedua ” untuk membersihkan negara dari narapidana Rohingya melalui perdagangan manusia .

Muhammad Ismail salah satu di antara pengungsi Rohingya yang dijual oleh pejabat imigrasi Thailand mengatakan bahwa proses dilakukan secara prosedural.

“Tampaknya begitu resmi pada awalnya. Mereka mengambil foto-foto kami. Mereka mengambil sidik jari kita. Dan kemudian sekali dalam perahu, sekitar 20 menit di laut, kami diberitahu kami telah dijual,” kata pria 23 tahun itu.

BACA JUGA  Begini Penampakan "Masjid Berjalan" di Jepang

Bozor Mohamed, warga Rohingya yang lain, mengatakan ia dan Ismail dibawa ke sebuah kamp di Thailand selatan, yang dijaga oleh orang bersenjata. Dia menambahkan bahwa setidaknya satu orang meninggal setiap hari karena penyakit atau dehidrasi.

Keduanya mengatakan bahwa mereka menderita kelaparan, kotoran dan pemukulan  Mohamed akhirnya memanggil saudara tirinya di Malaysia untuk membayar USD 2.000 sebagai tebusan bagi pembebasannya.

Pemerintah Myanmar menolak mengakui Rohingya sebagai warga negara Muslim dan melabeli mereka sebagai imigran “ilegal “.

Mereka menghadapi penyiksaan , pengabaian , dan penindasan di Myanmar sejak merdeka pada 1948.

Ratusan Muslim Rohingya diyakini telah tewas dan ribuan mengungsi dalam serangan oleh ekstrimis Budha. Penyerangan terutama dilakukan di negara bagian barat Rakhine. (qathrunnada)

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menkes Nafsiah Mboi Tolak Sertifikasi Halal Vaksin dan Obat-obatan

KIBLAT.NET, Jakarta – Tak cukup sekali membuat kontroversi, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi kembali berulah. Kali ini, ia...

Jum'at, 06/12/2013 13:22 0

Wilayah Lain

Al Jazair Klaim Bunuh Komandan Senior Al Qaidah di Wilayah Maghrib

KIBLAT.NET, Aljir – Pemerintah Al Jazair, Kamis (5/12), mengklaim pasukannya berhasil membunuh seorang pemimpin senior...

Jum'at, 06/12/2013 08:35 0

Kabar Suriah

Download Buletin Kabar Suriah Edisi 21

KIBLAT.NET – Download Buletin Kabar Suriah Edisi 21

Kamis, 05/12/2013 23:27 0

Australia

Insiden Penusukan di Masjid, Satu Terbunuh, Dua Luka Serius

KIBLAT.NET, Victoria – Para jamaah masjid berlarian, menyelamatkan nyawa mereka saat seorang pria mengamuk dengan...

Kamis, 05/12/2013 20:25 0

Turki

109 Hari Ditahan Militer Mesir, Jurnalis Turki Akhirnya Dibebaskan

KIBLAT.NET, Ankara – Jurnalis asal Turki, Metin Turan dari stasiun TV TRT, telah dilepaskan setelah...

Kamis, 05/12/2013 20:00 0

Indonesia

Benda Diduga Bom Depan Kedubes AS Ternyata Paralon dan Kabel

KIBLAT.NET, Jakarta – Polisi menyatakan benda mencurigakan di samping gedung Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka...

Kamis, 05/12/2013 19:09 0

Indonesia

Ada Gadis Lain yang Jadi Korban Pelecehan Aktifis Liberal, Sitok Srengenge

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah mencuatnya kasus pemerkosaan aktivis liberal Sitok Srengenge pada seorang mahasiswi Universitas...

Kamis, 05/12/2013 17:43 0

Indonesia

Wakapolri: Polwan yang Tak Tahan Ingin Berjilbab, Pindah ke Aceh!

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakapolri Komjen Oegroseno kembali mengeluarkan pernyataan terkait jilbab. Pernyataannya bukan lagi soal alasan...

Kamis, 05/12/2013 15:19 0

Opini

Membaca Strategi Bashar Assad Melemahkan Oposisi

KIBLAT.NET – Selasa, 3 Desember 2013, Bashar Asad meminta kepada sekutu-sekutunya di Yordania untuk tidak...

Kamis, 05/12/2013 12:58 0

Info Event

Hadirilah Talkshow ALiM: Pandangan Islam Soal Seks (PISS)

KIBLAT.NET – Dalam rangka memberikan pencerahan kepada generasi muda Islam tentang bagaimana pergaulan yang sesuai...

Kamis, 05/12/2013 11:49 0

Close