Pertempuran Sunni-Syiah di Yaman Meluas ke Perbatasan Arab Saudi

KIBLAT.NET, Hajjah – Pertempuran sengit meletus Senin malam (2/12) antara pemuda suku pro Salafi Dammaj dan anggota pemberontak Syiah Houtsi di kota Hard, provinsi Hajjah, utara Yaman yang perbatasan dengan Arab Saudi, sebagaimana penuturan sumber-sumber lokal .

“Bentrokan bersenjata antara suku-suku pro  Salafi dan anggota pemberontak Houtsi saat ini berlangsung di kota Hard, dengan menggunakan berbagai senjata ringan dan sedang. Sehingga, kepanikan menyelimuti warga yang berada di dekat daerah tersebut” ujar sejumlah sumber lokal di kota Hard, sebagaimana dilansir almasryalyoum.com, Selasa, 3/12/2013.

Sumber tersebut belum bisa memastikan jumlah korban tewas dan terluka dalam pertempuran tersebut. Sementara pemerintah Yaman sampai berita ini diturunkan, menurut sumber lokal tersebut, belum bisa dimintai keterangannya atas pertempuran terbaru tersebut.

Beberapa hari terakhir, frekuensi pertempuran antara pemberontak Syiah Houtsi dan Ahlu Sunnah Dammaj mengalami peningkatan. Perlu diketahui, wilayah Dammaj berada di bawah provinsi Saada yang sejak 2010 berada di bawah kontrol pemberontak Syiah Houtsi. Pemberontak mengontrol Saada setelah melakukan pemberontakan bersenjata selama pemerintahan Yaman dipegang rezim Ali Abdullah Shaleh.

Sementara itu, konflik antara Sunni Dammaj dan Syiah Houtsi meletus pada awal 2011 lalu, setelah Syiah Houtsi memastikan mengontrol penuh sebagaian besar provinsi yang terletak di utara Yaman tersebut.

Pemberontak Houtsi melancarkan pengepungan dan penyerangan terhadap daerah yang juga dikenal dengan Markas Hadist tersebut dengan dalih, para pemuka Dammaj telah menggalang kekuatan, baik dari dalam Yaman maupun dari luar Yaman, untuk menyerang kelompok yang mendapatkan dana dari Iran tersebut. [hunef]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat