... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dewan Kesukuan “Jirga” Pakistan Kecam Serangan Drone

Foto: Tetua suku Pakistan berkumpul untuk jirga di Mohmand Agency yang berbatasan dengan Afghanistan.

KBLAT.NET, Islambad – Sejumlah besar tetua suku Pakistan yang dikenal sebagai Jirga, mengutuk keras serangan pembunuhan pesawat tak berawak AS di daerah suku negara itu. Jirga menyerukan kepada pemerintah untuk mengadopsi langkah-langkah untuk menghentikan serangan.

“Jirga hari ini telah mendaftar kecaman atas serangan pesawat tak berawak, dan telah sepakat bahwa serangan pesawat tak berawak merupakan upaya untuk menyabot upaya perdamaian di FATA [Wilayah Kesukuan Federal]. Pemerintah harus mengambil langkah-langkah efektif untuk mengakhiri serangan pesawat tak berawak,” kata Maulana Fazal-ur-Rehman, Pemimpin Partai Jamiat Ulema-e-Islam(JUI-F) yang menggelar pertemuan, pada hari Kamis (28/11) seperti dilansir PTV.

“Sebuah proses akan memulai untuk membangun perdamaian di wilayah ini, tapi itu terhenti oleh serangan pesawat tak berawak AS. Memang benar bahwa kepemimpinan Taliban sekarang adalah baru, dan ada perubahan pasti dalam pengaturan organisasi. Tapi pada dasarnya mereka adalah orang yang sama, mereka adalah Taliban sama, yang telah memberikan persetujuan untuk proses perdamaian,” kata Ashraf Ali, seorang tetua dari Lakki Marwat.

Pada tanggal 1 November, serangan pesawat tak berawak AS menewaskan Pemimpin Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP) Hakimullah Mehsud, beberapa jam sebelum pertemuannya dengan delegasi Pakistan tinggi untuk memulai pembicaraan damai.

Beberapa politisi Pakistan telah menuduh AS menggunakan serangan pesawat tak berawak untuk menggagalkan upaya perdamaian Islamabad.

Pada tanggal 2 November, Menteri Dalam Negeri Pakistan Chaudhry Nisar Ali Khan mengatakan serangan pesawat tak berawak AS yang menghilangkan nyawa Mehsud merupakan konspirasi untuk menyabotase pembicaraan damai antara TTP dengan Islamabad, dan Islamabad akan meninjau hubungan dengan Washington.

“Pemerintah Pakistan tidak melihat serangan drone ini sebagai serangan terhadap individu, tetapi sebagai serangan terhadap proses perdamaian,” kata Khan.

“Ini bukan hanya pembunuhan satu orang, itu adalah kematian dari semua upaya perdamaian,” pungkasnya.

Amerika Serikat mengklaim serangan pesawat tak berawak yang dikelola CIA hanya menargetkan pejuang Taliban yang mengancam pasukan internasional pimpinan Amerika di negara tetangga Afghanistan. Namun, angka korban menunjukkan warga sipil Pakistan sering menjadi korban dari serangan yang tidak bisa disanksi oleh PBB.

Pembantaian warga sipil Pakistan, termasuk perempuan dan anak-anak dalam serangan pesawat tak berawak AS membuat tegang hubungan antara Islamabad dan Washington. Selain itu, pejabat Pakistan telah mengeluh kepada pemerintah AS pada berbagai kesempatan.

Pada bulan September 2012, sebuah laporan oleh Stanford Law School dan New York University School of Law memberikan data mengkhawatirkan terkait efek serangan pesawat tak berawak pembunuh terhadap warga sipil di daerah kesukuan Pakistan.

“Jumlah target “High Profile” yang dibunuh persentasenya dari total korban sangat rendah, diperkirakan hanya 2 persen,” kata laporan itu. (qathrunnada)


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aturan Polwan Berjilbab Dianulir, Polri Dinilai Ditekan Kelompok Intoleran

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Sutarman pada 17 November 2013 lalu, mengeluarkan keputusan yang...

Jum'at, 29/11/2013 19:22 0

Indonesia

Masjid Teja Suar Akan Dibeli UMC, Tetap Difungsikan Jadi Pusat Syiar

KIBLAT.NET, Cirebon – Harapan umat Islam agar Masjid Teja Suar tetap bertahan bakal terwujud. Pasalnya,...

Jum'at, 29/11/2013 18:48 0

Indonesia

Konjen AS Datangi Pemprov Jatim Terkait Penanganan Pengungsi Syiah

KIBLAT.NET, Surabaya – Konflik Syiah dengan Sunni di Sampang yang berkepanjangan ternyata menarik perhatian serius...

Jum'at, 29/11/2013 18:05 0

Indonesia

1000 VCD Dakwah Ustadz Abu Bakar Baasyir Akhirnya Dibagikan Hari Ini

KIBLAT.NET, Semarang  –  Setelah tertunda satu pekan, pembagian 1000 VCD Dakwah Ustadz Abu Bakar Baasyir...

Jum'at, 29/11/2013 17:25 0

Info Event

Hadirilah Kajian “Fitnah Media terhadap Islam!!

KIBLAT.NET – Temu Pembaca Suara Islam dan Majelis Taqarub Ilallah (TPSI-MTI) adalah sebuah forum kajian...

Jum'at, 29/11/2013 14:24 0

Suara Pembaca

Pendidikan Islam Hadiah Hari Guru

KIBLAT.NET – Hari Guru Nasional merupakan hari penghargaan terhadap guru di Indonesia yang diperingati pada...

Jum'at, 29/11/2013 14:05 0

Indonesia

FS-LDK Bekerjasama dengan ACT Galang Solidaritas Kemanusiaan Suriah

KIBLAT.NET, Bogor – Krisis  kemanusiaan di Suriah memburuk. Simpati dan solidaritas berbagai kalangan pun mengemuka....

Jum'at, 29/11/2013 13:48 0

Indonesia

Pemilik Masjid Teja Suar Batalkan Penjualan, Akan Kembalikan Uang DP

KIBLAT.NET, Cirebon – Gejolak masyarakat menyikapi penjualan Masjid Teja Suar untuk tempat usaha di Jalan...

Rabu, 27/11/2013 20:47 0

Artikel

Bocah 7 Tahun Ini Serahkan Celengannya untuk ‘Beli’ Masjid Teja Suar

KIBLAT.NET – Sore itu, kami tengah duduk-duduk di beranda sebuah masjid. Tiba-tiba ada seseorang berkendara...

Rabu, 27/11/2013 20:32 0

Close