Awal yang Meyakinkan Husein untuk Pergi ke Kufah

KIBLAT.NET – Para sahabat senior dan ulama Tabiin telah menasihati Husein agar membatalkan niatnya pergi ke Kufah. Namun semua itu tidak mempengaruhi niatnya. Jaminan dukungan penduduk Kufah menjadi faktor utamanya, terutama setelah Husein mengirim utusan langsung untuk memastikan.

Setelah kedatangan surat dukungan terus berlanjut dari para pemimpin Kufah kepada Husein, timbul keinginannya untuk mengetahui fakta sejatinya. Untuk itu, dia mengutus putra pamannya, Muslim bin Uqail bin Abi Thalib untuk mengetahui kebenarannya, kemudian melaporkannya melalui surat. Jika yang mereka katakan adalah benar, dia datang kepada mereka.

Muslim bin Uqail pergi untuk menjalankan tugas itu dengan ditemani oleh Abdurrahman bin Abdullah Al-Arhabi, Qais bin Mashar Ash-Shaidawi, dan Imarah bin Ubaid As-Saluli. Ketika Muslim sudah sampai di Madinah dia mengambil dua petunjuk jalan. Di jalan ke Kufah, mereka tidak tahu arah di suatu tempat dan salah satu dari dua petunjuk jalan itu meninggal dunia karena kehausan. Muslim menulis surat kepada Husein untuk membebaskannya dari tugas itu. Hal itu karena ia merasakan adanya berbagai kesulitan yang menunggunya di Kufah. Tetapi, Husein menolak permintaannya dan memerintahkan kepadanya untuk melanjutkan perjalanan ke Kufah.

Ketika Muslim bin Uqail sampai di Kufah, pada awal kedatangannya dia singgah di rumah Mukhtar bin Abi Ubaid.[1]  Ketika Ubaidillah bin Ziyad memegang kepemimpinan di Kufah dan memulai tekanan yang keras kepada rakyat, Muslim berpindah ke rumah Hani’ bin Urwah. Hal itu karena dia takut urusannya terbongkar, selain menakutkan kedudukan dan kepentingan Hani’ sebagai salah satu pembesar Kufah. Ketika keraguan mulai muncul, Ibnu Ziyad berdiskusi dengan Hani’ bin Urwah. Muslim bin Uqail khawatir terhadap keselamatan dirinya sendiri. Akhirnya dia berpindah secepatnya ke tempat Muslim bin Ausajah Al-Asadi, salah seorang dai dari kaum Syiah.[2]  Ketika penduduk Kufah mengetahui kedatangan Muslim bin Uqail, mereka datang kepadanya. Dia dibaiat oleh 12 ribu orang.[3]  Baiat itu berhasil dilaksanakan secara diam-diam dan dengan harapan yang besar.

Ketika Muslim bin Uqail melihat penduduk Kufah sangat menginginkan kedatangan Husein, dia pun menulis surat kepada Husein, “Pemimpin ini tidak berdusta kepada keluarganya. Semua penduduk Kufah mendukungmu. Karena itu, datanglah ke sini ketika suratku ini sudah engkau terima.”[4]

BACA JUGA  Hakim Tunggal Anggap Penahanan dan Penersangkaan HRS Sah

Dengan surat itu, yakinlah Husein terhadap kejujuran niat penduduk Kufah dan bahwa mereka tidak memiliki pemimpin sebagaimana yang telah mereka sebutkan sebelumnya.[5]  Karena itu, dia harus memenuhi janji kepada mereka, sebab sebelumnya ia telah menulis surat kepada penduduk Kufah, “Aku telah mengirimkan kepada kalian saudara, putra paman, sekaligus orang kepercayaanku di antara anggota keluargaku. Aku memerintahkan kepadanya untuk memberitahukan keadaan dan pendapat kalian kepadaku. Jika dia sudah memberitahukan kepadaku bahwa kalian semua telah sepakat, demikian juga pendapat orang-orang yang memiliki keutamaan di antara kalian sesuai dengan tujuan kedatangan para utusan kalian dan saya telah membacanya di surat kalian, aku akan datang kepada kalian, insyâ Allâh.”[6]

Ketika surat dari Muslim bin Uqail sudah sampai kepada Husein, ia pun bersiap-siap untuk ke Kufah bersama keluarga dan orang-orang khususnya. Poin yang perlu kita garisbawahi di sini ialah dukungan 15 ribu orang Kufah yang kemudian melempem. Siapa dan ada apa dengan mereka?  [7]
—————————

[1]  Târîkh Ath-Thabari, VI/276
[2]  Târîkh Ath-Thabari, VI/384
[3]  Tahdzîb Al-Kamâl, II/301; Mawâqif Al-Muâradlah, hal. 232
[4]  Ansâb Al-Asyrâf, III/167
[5]  Târîkh Ath-Thabri, VI/672
[6]  Ibid, VI/274
[7]  Ibid, VI/305

* Disadur dari Ensiklopedi Sejarah Dr Ali Ash-Shalabi oleh Agus Abdullah. Semoga Allah memberikan pahala jariyah kepada beliau.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat