... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Belanda Akan Bayar Kompensasi Kepada Korban Genosida Srebrenica

KIBLAT.NET, Amsterdam – Mahkamah Agung memutuskan pada 13 Agustus bahwa Belanda bertanggung jawab atas kematian tiga warga Bosnia dari Srebrenica dalam genosida pada bulan Juli 1995 , anggota tim hukum internasional yang mewakili keluarga korban dalam kasus tersebut mengatakan kepada Anadolu Agency (AA ) bahwa kemungkinan korban tewas mencapai hampir 7.000 korban .

” Setiap perjanjian terdiri dari semacam kompromi. Kami berpikir setelah keputusan Mahkamah Agung.  pertama kalinya kami akan bernegosiasi serius dan kemungkinan melakukan perjanjian . Untuk pertama kalinya , saya berharap ada pendekatan serius dan solusi yang baik untuk sebuah penyelesaian, yang mengakhiri kasus ini, “kata Semir Guzin , salah satu pengacara kepada AA .

Guzan menjelaskan bahwa prosedur hukum yang terpisah akan dimulai segera, ia berharap akan tercapai kesepakatan agar mendapatkan pembayaran kompensasi bagi para keluarga korban.

” Kasus Nuhanovic  berlangsung selama 11 tahun . Pada saat yang sama , pada tahun 2007 , kami mengajukan kasus untuk 7.000 korban di Srebrenica dan mereka juga ingin negara Belanda dapat bertanggung jawab atas kematian orang yang mereka cintai ,” kata Guzin.

Dia menjelaskan bahwa keputusan Nuhanovic merupakan sebuah preseden , tidak hanya kepada Belanda , tapi dalam hukum internasional .

“Untuk pertama kalinya, sebuah negara bertanggung jawab atas tindakan pasukan PBB di bawah komando negara yang mengambil bagian dalam operasi perdamaian. Apa yang kami ingin buktikan ialah  tidak peduli apa yang terjadi di lapangan, negara bertanggung jawab atas perintah. Dalam kasus Nuhanovic, klaim mereka ini mendapatkan konfirmasi. Mahkamah Agung menemukan bahwa tentara dalam keadaan sadar dan bisa mengetahui apa yang akan terjadi pada warga yang secara paksa diambil dari Potocari,” kata Guzin .

Dia menambahkan bahwa negara Belanda menyadari apa yang terjadi di lapangan dan mengendalikan apa yang terjadi dengan tentaranya.

“Itulah sebabnya Belanda bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan untuk rasa sakit yang diderita warga,” Semir Guzin menyimpulkan .

Seorang penerjemah Hasan Nuhanovic , kedua orang tua dan saudaranya tewas dalam genosida Srebrenica pada tahun 1995 , dan keturunan dar Rizo Mustafic seorang korban pembantaian mengklaim bahwa pasukan Belanda di bawah bendera PBB tidak melakukan tindakan apa-apa untuk melindungi anak-anak dan para pria Bosnia dari serangan Tentara Republika Srpska .

Keluarga Nuhanovic dan Mustafic memulai proses pengadilan terhadap Belanda pada tahun 2002 . (qathrunnada/kiblat.net)


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Tentara Aljazair Klaim Bunuh Dua Islamis Bersenjata di Dekat Ibukota

KIBLAT.NET, Aljir – Tentara Aljazair telah membunuh dua Islamis bersenjata di timur ibukota, kementerian pertahanan...

Selasa, 10/09/2013 11:00 0

Mesir

Militer Mesir Sita Senjata Gerilyawan Gaza di Sinai

KIBLAT.NET, Kairo – Militer Mesir mengatakan telah merebut tempat penyimpanan senjata dalam operasi di Sinai...

Selasa, 10/09/2013 10:00 0

Suriah

Pejuang Suriah Gempur Markas Militer Tentara Rezim di Jabal Akrad

KIBLAT.NET, Latakia – Pejuang Suriah melancarkan serangan rudal ke markas militer pasukan rezim di provinsi...

Selasa, 10/09/2013 09:32 0

Suriah

Sniper Tentara Asad Bunuh Nenek 95 Tahun di Homs

KIBLAT.NET, Homs – Sungguh biadab apa yang dilakukan tentara rezim Suriah terhadap seorang nenek tua...

Selasa, 10/09/2013 08:11 0

Wilayah Lain

Pejuang Moro Rebut Sejumlah Desa di Selatan Filipina

KIBLAT.NET, Zabongan – Pejuang Islam Front Nasional untuk pembebasan Moro, Senin (9/9), merebut sejumlah desa...

Selasa, 10/09/2013 07:24 0

Suara Pembaca

Sebut 12 Yayasan Islam Sebagai Teroris, Said Aqil Siradj Dituding Penyebar Fitnah

KIBLAT.NET, Surabaya – Mantan Ketua Yayasan Nida’ul Fithrah, KH Ainul Haris menilai sinyalemen KH Said...

Selasa, 10/09/2013 00:28 1

News

Diduga Teroris, Pria Kurang Waras Ditangkap Polisi

KIBLAT.NET, Sumedang – Akibat terlalu semangat, petugas Polres Sumedang menangkap pria berinisial DS, (30 tahun)...

Senin, 09/09/2013 22:26 1

Suriah

Pasukan Rezim Suriah Berusaha Rebut Kembali Kota Maalula

KIBLAT.NET, Damaskus – Pasukan pemerintah Suriah melancarkan serangan untuk merebut kembali kontrol atas kota bersejarah...

Senin, 09/09/2013 22:19 0

Wilayah Lain

Akibat Serangan Kaum Hindu, 31 Muslim Terbunuh di India

KIBLAT.NET, Muzzaffarnagar – Partai politik India saling menyalahkan satu sama lain atas terjadinya kerusuhan agama...

Senin, 09/09/2013 22:04 0

News

Bertepatan Miss World, Latihan Gabungan Anti Terorisme Multinasional Digelar di Sentul

KIBLAT.NET, Bogor – Sebanyak 872 tentara khusus dari 18 negara, ikut ambil bagian dalam Latihan...

Senin, 09/09/2013 21:31 0

Close