Ekstremis Yahudi Serang Desa Arab Badui di Negev

KIBLAT.NET, Negev – Sekelompok Ekstremis Israel menyerang sebuah desa Badui di Negev pada Sabtu malam (19/7), kata penduduk setempat melaporkan.

Penduduk desa Umm al-Hiran, dekat Hura, mengatakan ekstremis Israel melancarkan serangan terkoordinasi kepada warga, merusak properti dan menyerang ternak.

Pada hari Minggu (21/7),  40 orang ekstremis masuk ke desa Badui dari Rakhama, yang diakui oleh pemerintah Israel. Para ekstremis menyerbu desa pada jam 4:30 waktu setempat dan menyerang ternak, sebelum kembali pada pukul 8 pagi dan menyerang penduduk secara verbal.

Penduduk desa memaksa kelompok untuk meninggalkan daerah itu.

Kepala Desa Badui, Taleb Abu Arar mengatakan ia mengirim permintaan darurat kepada Menteri Keamanan Publik Israel, Yitzhak Aharonovich, ia mendesak Menteri untuk melawan serangan Ekstrimis Israel terhadap desa-desa Palestina di Negev.

Pada bulan Mei, pemukim dari Kibbutz Retamim menyerang desa Badui berdekatan Bir Hadaj dan membakar tenda milik Eid Abu Habbak, kepala dewan desa setempat, Salman Ibin Hamid, mengatakan kepada Ma’an News.

“Para pemukim dari Retamim bertindak seperti pemukim di Tepi Barat,” tambah Ibnu Hamid. “Masyarakat bermentalitas pemukim pendudukan menyerang setiap orang Arab,” kata Ibnu Hamid saat itu.

Pada hari Senin, ribuan orang berdemonstrasi di seluruh Israel dan Palestina untuk memprotes rencana kontroversial yang akan melihat pemindahan paksa hampir 40.000 orang Badui di Negev. (qathrunnada/kiblat.net)

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat