... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dua Wartawan Irak Ditahan Dengan Tuduhan Mencuri Notepad Menteri Pertahanan

KIBLAT.NET, Baghdad – Aktivis kebebasan pers Irak pada hari Sabtu(15/6) mengeluh tentang penahanan selama lebih dari 10 hari terhadap dua wartawan dituduh mencuri notebook dari menteri pertahanan negara itu setelah pertemuan para pemimpin politik, menurut Agence France Presse.

Mohammed Fuad Afdhal dan Jumaa diduga mencuri notepad Saadun al-Dulaimi setelah menghadiri sebuah pertemuan 1 Juni, yang diadakan untuk meredakan ketegangan dan memecahkan kebuntuan lama yang telah memperlambat pembuatan undang-undang dan menyebabkan lonjakan dalam kekerasan.

Pertemuan yang dihadiri wartawan, diadakan di aula konferensi besar.

Terdakwa berdua, yang bekerja untuk Irak outlet berita televisi ANB, ditangkap pada tanggal 4 Juni dan telah ditahan sejak itu. Televisi ANB dimiliki oleh anggota sebuah partai politik yang dipimpin oleh Ayad Allawi, salah satu lawan utama Perdana Menteri Nuri al-Maliki.

Para pejabat kementerian pertahanan menuduh keduanya sengaja mencuri notepad, tetapi anggota keluarga dan aktivis bersikeras mereka menemukan notepad setelah pertemuan itu dan menyerahkannya kepada seorang pejabat yang kemudian gagal untuk mengembalikannya.

“Kamera di aula sedang merekam pertemuan simbolik antara politisi, dan wartawan mengungkapkan mencuri notebook Menteri Pertahanan Saadun al-Dulaimi ketika salah satu wartawan menyembunyikannya di balik kemejanya,” kata seorang pejabat kementerian pertahanan kepada AFP pada kondisi anonimitas.

“Penyelidikan telah membuat jelas bahwa para wartawan melakukan kejahatan,” kata pejabat itu. “Berkas mereka telah dipindahkan ke pengadilan karena mereka mengambil hal-hal milik seorang pejabat senior di negeri ini.

BACA JUGA  Terbitkan Hasil Wawancara Dengan Pemberontak, Jurnalis Ini Malah Dikenai UU Anti-Terror

Pemantau Kebebasan Jurnalis (The Journalis Freedom Observatory), sebuah kelompok kebebasan pers berbasis di Irak, juga mengutuk penangkapan mereka.

“Langkah-langkah ini mirip dengan yang diambil oleh kediktatoran militer,” kata Kepala JFO Ziad al-Ajili kepada AFP. “Bahkan, menteri pertahanan harus dituduh telah berbuat lalai [karena lupa notepad nya], dan juga karena ia melanggar aturan konstitusi dengan menahan wartawan selama lebih dari 24 jam tanpa surat perintah penangkapan.” (qathrunnada/kiblat.net)

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Rumah Kayu Bersejarah Pakistan Diledakkan Kelompok Tidak Dikenal

KIBLAT.NET, Quetta – Sebuah bangunan bersejarah di barat daya Pakistan yang tengah dilanda kekerasan setelah...

Sabtu, 15/06/2013 17:00 0

Wilayah Lain

Syaikh Ahmad Assir: Perang Akan Segera Datang Ke Libanon

KIBLAT.NET, Beirut – Ulama Sunni Libanon Syaikh Ahmad al-Assir memperingatkan pada hari Jumat (14/6) bahwa...

Sabtu, 15/06/2013 12:00 0

Indonesia

Kajian Mengungkap Kedustaan LDII Di Serang Massa LDII Dengan Brutal

KIBLAT.NET, Bogor – Ancaman gerombolan Lembaga dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk membubarkan kajian”Mengungkap KedustaanParadigma Baru...

Sabtu, 15/06/2013 11:32 0

Video

Tergesa gesa dalam berjihad

Sabtu, 15/06/2013 10:42 0

Indonesia

LDII Berupaya Bubarkan Kajian Kesesatan Islam Jama’ah

KIBLAT.NET, Bogor -Seseorang yang mengaku sebagai warga LDII meminta acara Mahasiswa UIKA bogor yang membahas...

Sabtu, 15/06/2013 10:08 0

Wilayah Lain

Mantan PM Libanon: Hizbullah Menyeret Bangsa ke Dalam Bahaya

KIBLAT.NET, Beirut – Mantan perdana menteri Libanon Saad Hariri menuduh Pemimpin Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah...

Sabtu, 15/06/2013 06:30 0

Wilayah Lain

Menlu Turki Kecam Kritik Uni Eropa Terhadap Negaranya

KIBLAT.NET, Istambul –  Menteri Luar Negeri Turki pada hari Kamis mengecam Uni Eropa (UE) yang...

Jum'at, 14/06/2013 18:00 0

Wilayah Lain

AS Pertahankan F-16 dan Rudal Patriotnya di Yordania Pasca Latihan Militer Bersama

KIBLAT.NET, Amerika Serikat akan membiarkan keberadaan jet tempur F-16 dan senjata anti Rudalnya Patriot di...

Jum'at, 14/06/2013 13:00 0

Wilayah Lain

Bahrain Tangkap Pemimpin Genk Teroris Syiah

KIBLAT.NET, Dubai – Pemerintah Bahrain mengumumkan pada Kamis(13/6) telah mengidentifikasi dan menangkap anggota terkemuka dari...

Kamis, 13/06/2013 20:00 0

Close