Download Majalah Taujih Edisi Pertama

KIBLAT.NET – Dunia Islam sedang hangat membicarakan masalah Suriah. Tak hanya sekadar konflik kemanusiaan, prahara di negeri Bashar Asad itu ternyata juga menjadi silang-sengkarut permainan yang rumit. Betapa tidak, dalam mensikapi konflik
yang sudah memakan korban hampir 1 juta orang itu, tidak semua orang sepakat dalam satu pandangan.

Ada yang masih sibuk membicarakan asal-muasal pemantik krisis… atau asyik membolak-balik literarur demi
mencari siapa dalang-dalang yang bermain. Ujungnya berkesimpulan: Amerika dan Zionis-lah penyebabnya.

Keasyikan mereka membuat abai terhadap jerit dan lolongan rakyat Suriah yang memenuhi langit-langit kemanusiaan.
Taujih kali ini menghadirkan tulisan Abu Yahya, kontributor yang juga pernah meliput langsung krisis kemanusiaan di
Suriah selama hampir sebulan. Penuturan “saksi mata” ini diharapkan memberi tradisi baru dalam pola investigasi
masyarakat kita, yang kadang terjebak asyik dalam literatur text-book, dan malas menggali data langsung di lapangan.

Masih berkutat soal cerita sedih umat Islam, Taujih juga menghadirkan pemaparan dari Amnesty International yang
menyoroti praktik kontraterorisme yang ternyata belepotan pelanggaran HAM. Padahal, ditegakkannya UU Anti Teror
sejatinya adalah untuk melindungi HAM. Jeruk makan jeruk?

Selain dua topik di atas, kami juga menghadirkan beberapa kajian tekstual. Seperti apa yang harus dilakukan oleh seorang yang berazam untuk berjihad namun belum mampu datang ke medan jihad. Juga Kolom Abu Rusydan yang mencoba memeras pengalamannya dalam dunia jihad dalam beberapa tulisan yang sarat pelajaran berharga. (Redaktur)

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat