Hingga Facebook Pun Ikut Memblokade Rakyat Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Manajemen situs jejaring sosial ‘Facebook’, baru-baru ini memblokir sejumlah halaman milik pejuang Suriah yang sangat berkontribusi pada pembentukan opini publik. Sehingga hal ini membuat pejuang oposisi mencari situs pengganti facebook.

Para aktivis dan pendukung revolusi Suriah terkejut dengan pemblokiran yang dilakukan manajemen Facebook terhadap halaman “آكاد الجبل”. Halaman tersebut merupakan salah satu halaman facebook terpenting yang memposting informasi-informasi langsung dari Suriah dan memuat ideologi-ideologi perjuangan rakyat Suriah.

Di saat bersamaan, Facebook juga memblokir halaman media Faisal Qasim, Musa Umar dan Kulluna As Syahid Hamzah Al Khatib yang memberitakan perjuangan rakyat Suriah secara langsung. Padahal, ketiga halaman tersebut sudah memiliki sebanyak 600 ribu pengikut.

Begitu juga, Facebook memblokir halaman Firas Talas milik putra mantaran menteri pertahanan Suriah. Halaman Firas Talas telah diikuti puluhan warga Suriah, baik yang tinggal di dalam Suriah maupun di luar Suriah yang ingin mengupdate informasi yang berkembang di Suriah. Halam tersebut juga dijadikan arena perdebatan antara pendukung setia rezim penjahat Bashar Al Asad dan pendukung revolusi Suriah.

Menanggapi hal itu, pengelola halaman آكاج الحبل mengatakan, “Atas kejadian ini, menjadi jelas keterlibatan seluruh dunia dalam perang terhadap rakyat Suriah. Facebook adalah salah satu pelabuhan pening untuk menuangkan pendapat. Akan tetapi, mereka menghalangi rakyat Suriah dari sisi ini. Kami akan menggunakan berbagai sarana dan cara untuk tetap memperjuangkan rakyat Suriah. Kami tidak akan berhenti. Dan saya mengetahui, dibalik ini semua pastilah ada Rusia, Iran, Irak dan negara-negara Eropa” tegasnya sebagaimana dilansri alarabiya.net, Rabu 22/5/2013.

BACA JUGA  Pengacara HRS: Putusan Hakim Tunggal Sesat Menyesatkan

Situs berita alarabiya mengirimkan sejumlah pesan langsung pada pengelola situs jejaring sosial terbesar tersebut untuk mengaktifkan halaman-halaman facebook pejuang oposisi. Namun, hal itu tidak ditanggapi pihak Facebook.

Dalam bagiannya, para aktivis juga melancarkan kampanye penolakan pemblokiran halaman Facebook milik pejuang oposisi. Mereka menilai, Facebook memiliki peran penting menyuarakan tuntutan-tuntuan rakyat Suriah yang saat ini mengalamai penindasan oleh rezim Nusairiyah Bashar Al Asad. Aktivis juga memikirkan untuk mencari pengganti Facebook. [hunef/kiblat.net]

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat